Selamat Imlek

Dari kecil saya dibesarkan di linkungan tionghoa. Sampai kota kelahiran saya mendapatkan julukan sebagai “Tiongkok Kecil” oleh berbagai kalangan dan sempat masuk acara televisi beberapa kali. Saya akui memang saat imlek seperti ini di kota saya memang sangat ramai, mulai dari barongsai dan berbagai perayaan lain khas warga tionghoa yang saya tidak pernah mengerti perayaan apa itu. Sejak kecil saya ikut menonton saja karnaval mereka. Membawa barongsai yang begitu besar dan melakukan atraksi sepanjang jalan sebelum kemudian berbelok ke rumah orang tionghoa untuk kemudian mengambil angpao yang sengaja disiapkan untuk para pemain barongsai ini.

Imlek selalu identik dengan hujan, karena salah satu kepercayaan masyarakat tionghoa jika hujan turun pada hari imlek maka selama satu tahun kedepan mereka akan diberkahi atau entah apa lah, pokoknya mereka suka kalau pas imlek turun hujan. Di kota saya terkadang ada guyonan diantara masyarakat yang menyebut jika tidak ada hujan maka tidak ada imlek , haha ada-ada saja, tapi itulah tradisi. Dan kenyataannya sekarang di tempat saya menulis ini walaupun bukan di kota kelahiran saya sedang hujan dan mendung gelap sekali. Semoga hal ini dapat memberi kebahagiaan bagi warga tionghoa. Dan entah kenapa saya jadi kangen dengan suasana imlek yang selalu ramai di kampung halaman. Semoga suatu saat nanti saya dapat menyaksikan festival imlek ini lagi di kota kelahiran saya yang tercinta, Lasem.

Gong Xi Fa Cai….

Advertisements

Leave Your Comment Here :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s