Perfect Number/Suspect X

Sebelumnya gue ngebahas tentang film-film yang memiliki alur cerita yang berakhir bahagia ataupun sedih. Seperti post sebelumnya, gue memang lebih suka yang sad ending daripada happy ending. Nah gak sengaja kemaren hari sabtu malem minggu, seperti para jomblo lainnya kegiatan gue cuma di rumah doang nonton tv. Berhubung gak ada jadwal MU main, jadi gue nonton tv cuma sekilas-sekilas doang. gue ganti-ganti tuh channel, ga ada acara yang menarik sampai jam 9. Di salah satu channel tv baru, ternyata lagi muter film korea, karena gak ada pilihan lain akhirnya gue putusin buat nonton juga, alasan lain karena sekilas liat pemeran ceweknya yang lumayan cakep. Dan gue gak nonton ini film secara ilegal (download ataupun streaming).

Judulnya Perfect Number, tapi pas liat di layar judulnya dalam tulisan korea kok cuma ada satu kata dan huruf X. Setelah googling ternyata baru tau kalau ada judul lain yaitu Suspect X. Film diawali dengan kehidupan seorang guru matematika yang monoton. Setiap pagi dia selalu membeli makan pada rumah makan yang sama dimana penjualnya adalah tetangganya sendiri dan dia menyukai si tetangga ini yang bernama Hwa Sun. Jadi wajar sepertinya kalau dia membeli makanannya setiap hari disana, dan sepertinya Hwa Sun tau akan hal ini, tetapi di awal film dia mengatakan kalau dia tidak suka dengan pria yang culun. Dosen matematika bernama Suk-Go ini memang berpenampilan culun, tapi dibalik tampilan culunnya, dia adalah seorang guru yang jenius.

perfectnumber

Baru beberapa menit berjalan sudah mulai muncul konfliknya, dimulai dari mantan suami Hwa Sun yang muncul di depan rumahnya dan memaksa untuk masuk kedalam. Akhirnya terjadi pertengkaran didalam rumah Hwa Sun dan berakhir dengan terbunuhnya si mantan suami secara tidak sengaja oleh Hwa Sun karena membela diri. Tidak disangka ternyata Suk-Go yang tinggal disebelah rumahnya persis dapat mendengar secara jelas pertengkaran tersebut. Akhirnya dia menawarkan bantuan kepada Hwa Sun untuk membuat alibi yang sempurna untuk menyelamatkan Hwa Sun dari jerat hukum. Akhirnya dimulailah semua cerita dengan alur yang sangat menarik. Hwa Sun berhasil lolos dari berbagai dakwaan detektif yang sangat yakin bahwa dialah pembunuhnya berkat bantuan dari Suk-Go.

Balik lagi ke alasan kenapa gue nulis tentang film ini, tidak lain dan tidak bukan tentu saja karena endingnya yang tidak ketebak dan sad ending. Ending yang sangat keren menurut gue, gak dipakasakan untuk berakhir bahagia, ataupun diberikan sedikit kebahagiaan, bener-bener tragis. Film-film asia seperti ini memang terkadang menampilkan alur cerita yang kuat buat ngelawan dominasi hollywood. Dan tidak jarang kalau gue udah mulai bosen sama film-film barat yang begitu-begitu saja dan hampir saja ada jualan sexnya walaupun hanya sekedar ciuman akhirnya gue beralih ke film asia, terutama film jepang. Dan saat film ini selesai gue baru sadar kalau gak ada adegan intimnya sama sekali, bener-bener film yang menjual ide cerita. Buat yang penasaran sama filmnya bisa langsung nonton sendiri saja, gak enak rasanya kalau gue terlalu banyak kasih spoiler disini, lebih seru nonton langsung. Film yang sangat recommended buat yang bosen sama cerita-cerita biasa, terutama yang suka sad ending kaya gue.

Advertisements

5 thoughts on “Perfect Number/Suspect X

Leave Your Comment Here :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s