[Novel] Narcissu

Hanya tempat untuk menghabiskan hidup

Cukup kata-kata diatas saja yang membuatku langsung tertarik dengan novel ini dan memutuskan untuk mencari tahu lebih jauh dan akhirnya membelinya.

narcissu

Sinopsis ceritanya sendiri kurang lebih seperti ini

Pada suatu hari di musim gugur, seorang anak laki-laki yang hampir tak bernapas, Yuu Atou, dirawat di L7. Begitu juga gadis cantik dengan rambut hitam panjang pasien yang lebih dulu dirawat di sana, Setsumi, golongan darah O, seperti tertera di gelang putih yang dikenakannya, seorang anak perempuan dengan ekspresi wajah yang tidak menyenangkan karena jantungnya nyaris tak berdetak. Keduanya akan mati karena penyakit yang dideritanya. Menjelang akhir hayat pilihannya hanya rumah atau ruang rawat L7, namun mereka memilih untuk mencuri mobil ayah Yuu dan kabur tanpa tujuan maupun memikirkan masa depan mereka... Hingga maut menjemput.

Ceritanya sendiri diawali dari prolog yang menceritakan awal mula masuknya Setsumi ke rumah sakit dan kondisi awalnya disana. Ini adalah prolog paling menyedihkan menurutku, dia menceritakan dengan sangat jelasnya bagaimana perasaannya ketika masuk Rumah Sakit untuk pertama kalinya, ketika teman-temannya mulai datang untuk menjenguknya dan membawakan catatan sekolah setiap harinya sampai tiba di suatu masa dimana semua teman-temannya mulai berhenti menjenguknya dan melupakannya. Termasuk juga kondisi keluarganya yang terkena efek dari masuknya dia ke Rumah Sakit

Prolog kedua diambil dengan sudut pandang Yuu Atou yang baru mendapatkan SIM untuk mengemudi mobil. Belum sempat SIM tersebut dipakai dia harus menghadapi kenyataan untuk masuk Rumah Sakit. Kondisi yang kurang lebih sama dialami oleh Setsumi juga terjadi pada Yuu Atou, sampai akhirnya dia dipindah ke L7, tempat dimana pasien yang tinggal menunggu ajal tinggal.

Mereka berdua pun akhirnya bertemu di L7 dan cerita mulai berjalan. Setsumi yang terlihat seperti anak kecil (lihat gambar cover diatas) ternyata berumur lebih tua dari Yuu Atou, lebih tepatnya berumur 22tahun. Setsumi sendiri merupakan karakter yang pendiam dan cukup misterius. Sementara Yuu Atou lebih aktif, dan novel ini lebih banyak bercerita menggunakan sudut pandang Yuu Atou. Pada beberapa kesempatan cerita ditulis menggunakan sudut pandang orang lain, hal yang sangat menarik menurutku meskipun sedikit membingungkan diawalnya.

Judul novel ini sendiri diambil dari nama bunga yakni “Narcissus” atau pada novelnya diterjemahkan sebagai bunga Amarilis. Di novelnya digambarkan sebagai bunga indah berwarna putih. Dan setelah googling akhirnya ketemu bunga tersebut seperti terlihat berikut

[wallcoo.com]_Narcissus_flower_wallpaper_015

Bunga ini sendiri merupakan bunga yang disukai oleh Setsumi. Arti kata narcissus sendiri secara bebas adalah “cinta kepada diri sendiri”. Di novel ini juga diceritakan asal muasal kenapa bungan tersebut bernama narcissus dan sampai pada akhirnya terungkap lah alasan kenapa Setsumi begitu menyukai bunga ini.

Endingnya sendiri cukup mengharukan, mungkin jika dibuat anime dan ada lagu backsoundnya akan lebih mengena feelnya. Tentunya tidak akan menarik jika aku ceritakan disini bagaimana endingnya, jadi silahkan baca sendiri 😛

Novel ini sebenarnya merupakan adaptasi dari game berjudul sama yang telah dirilis beberapa tahun yang lalu. Gamenya sendiri juga cukup sukses dan membuat beberapa orang mengharu biru, begitu dari yang aku baca pada beberapa kolom review gamenya. Gamenya saat ini sudah digratiskan di steam, bisa langsung kesana untuk mendownloadnya atau ikuti link berikut

Narcissu 1st & 2nd on Steam

Sekian reviewnya 🙂

Advertisements

One thought on “[Novel] Narcissu

  1. Belum baca versi Light Novel nya, tapi Aku udah baca Visual Novel / gamenya (kurang tepat sih kalau dikatain game, karena tugasnya cuma pasif baca doang, gak ada pilihan rute atau gameplay apapun)..
    Alasan kenapa tertarik sama Visual Novel, ya VN itu ada backsoundnya terus ada sedikit ilustrasi disaat membaca, jadi atmosfir saat membaca lebih mendukung dan tentunya lebih menonjolkan unsur drama tragedinya, sampai2 ikut hanyut dan sedih ke dalam ceritanya.
    kasian lah para heroine di cerita ini, berusaha sekuat tenaga untuk menerima kenyataan, meski akhirnya doa mereka gak dikabulin oleh Tuhan, sampai2 ada tokoh cewek yang keluar dari agama katholiknya saking kecewanya sama Tuhan..

Leave Your Comment Here :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s