Koi Wa Shita No Wa – Aiko

(A~ mengapa aku jatuh cinta padamu)

Sekarang sedang turun hujan
Namun di kejauhan tetaplah cerah
Oleh karena itu, aku pasti bisa bertemu denganmu
Jika hujan reda, segalanya pun mengering
Lalu, bintang-bintang ‘kan jatuh menghujan
Saatnya bagiku ‘tuk mengucapkan permohonan

Bagai membalik halaman demi halaman
yang dipenuhi oleh berbagai macam warna warni foto

Hal yang ingin kuungkapkan
Sekarang pun, dulu dan selamanya
Masih tetap sama dan tak’kan berubah
Kasih

Hal itu adalah satu-satunya petunjuk jalan bagi kita
‘tuk bisa terus melangkah tanpa salah arah

Hei, lihatlah ke depan
Ada aku di sini, kan?
Karena, itu berhentilah menangis
Di saat kau merasa, hatimu hancur
aku akan ada, agar harimu menjadi istimewa

Warna merah yang berselisih karena hal sepele
dan juga warna putih di lorong kala itu

Awal, akhir, dan sekarang
‘kan kutorehkan di atas kelopak
yang jatuh menari berguguran
dan mengirimkannya padamu
Kasih

Di dunia ini tak ada seorang pun yang tahu
Sosok kita berdua
yang terpantul di balik hujan yang turun

Sejak kapan gerangan aku jatuh cinta
Sudah berapa kalikah aku menangis karenanya
Ketika kucoba menghitungnya,
sang mentari pun menyapa
Ah, merepotkan saja…
Kasih

Hal yang ingin kuungkapkan
Sekarang pun, dulu dan selamanya
Masih tetap sama dan tak’kan berubah
Kasih

Hal itu adalah satu-satunya petunjuk jalan bagi kita
‘tuk bisa terus melangkah tanpa salah arah

Advertisements

Leave Your Comment Here :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s