Anisong Galau Playlist

Musim hujan (walaupun sudah mau berakhir) paling enak kalau dengerin lagu selow bin galau. Berawal dari iseng tapi akhirnya keterusan yaudah akhirnya gue jadiin playlist aja

Advertisements

Musim hujan (walaupun sudah mau berakhir) paling enak kalau dengerin lagu selow bin galau. Berawal dari iseng tapi akhirnya keterusan yaudah akhirnya gue jadiin playlist aja. Sebenernya mau bikin di spotify tapi apa daya lagunya gak lengkap disana untuk urusan anisong, hanya penyanyi terkenal saja yang ada.

Selamat menikmati

Semoga nambah galau 😛

Review Aplikasi – Trello

Baiklah kali ini saya akan mencoba mereview salah satu aplikasi produktifitas yang sangat membantu dalam tugas sehari-hari saya. Saya pribadi sangat menyukai berbagai macam aplikasi produktifitas karena sesuai namanya, aplikasi semacam ini dapat meningkatkan produktifitas. Jika produktifitas meningkat secara otomatis kerjaan akan lebih cepat selesai sehingga saya akan punya waktu lebih banyak untuk bermalas-malasan 😛

*Disclaimer: ini adalah review gratisan, saya tidak dibayar untuk menulis review ini, saya merasa terbantu dengan aplikasi ini jadi saya sukarela menulis review ini 😀

Sekilas tentang Trello

Bagi yang belum tau, Trello merupakan aplikasi manajemen proyek. Di website resminya sendiri ditulis bahwa Trello merupakan aplikasi untuk melakukan kolaborasi dalam mengerjakan sebuah proyek. Dengan menggunakan Trello kita bisa tahu tentang berbagai macam pekerjaan yang sedang dikerjakan, siapa yang mengerjakan, dan pada proses apa pekerjaan tersebut sedang berjalan.

Trello mengelompokkan bagian-bagiannya menjadi Boards, Lists, dan Cards. Secara umum Boards bisa berupa nama proyek yang sedang dikerjakan. Lists merupakan kategori dari beberapa pekerjaan dengan kesamaan tertentu. Sementara Cards berisi detail dari pekerjaan yang sedang dikerjakan.

Contoh tampilan Boards pada Trello | Sumber gambar: Trello
Contoh tampilan Boards pada Trello | Sumber gambar: Trello
Contoh isi Cards pada Trello | Sumber gambar: Trello
Contoh isi Cards pada Trello | Sumber gambar: Trello

Keunggulan Trello

Saya mulai dari keunggulannya dulu

Multi-platform

Salah satu alasan utama saya memilih Trello adalah karena dukungannya terhadap berbagai macam platform. Saat ini Trello bisa diakses menggunakan aplikasi web, aplikasi android, dan aplikasi iOS. Dan yang terbaru dia sudah bisa diintegrasikan dengan Telegram dan Slack, aplikasi perpesan instan yang juga ada di berbagai platform.

Saya pribadi terbiasa bekerja dimana saja, kapan saja dan menggunakan gadget yang berbeda, dan kemampuan multi-platform ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan saya tersebut. Karena basis utamanya adalah aplikasi web sehingga membuat semua data yang ada pada aplikasi web tersebut otomatis akan tersinkronisasi pada aplikasi yang lain selama aplikasi-aplikasi tersebut terhubung dengan internet, dan dibuka menggunakan akun yang sama tentunya 😛

Kolaborasi Anggota Tim

Kemampuan kedua yang membuat aplikasi ini menyenangkan adalah kolaborasi. Dengan fitur ini kita bisa bekerja bersama tim dengan lebih efisien dan produktif. Sesuai penjelasan diawal artikel, dengan fitur kolaborasi ini kita jadi tahu siapa sedang mengerjakan apa dan sampai dimana proses pekerjaannya sehingga ketika ada masalah kita bisa segera ikut membantu.

Fleksibilitas

Trello memang dibuat sebagai aplikasi manajemen proyek, akan tetapi sebenarnya kita diberikan kemampuan lebih untuk melakukan manajemen terhadap berbagai hal lain tergantung dari kreatifitas kita saja dalam menggunakannya. Salah satu contoh yang sering saya pakai menggunakan Trello adalah manajemen belanja bulanan 😀

Menggunakan Trello saya akan membuat daftar barang belanjaan selama sebulan, kemudian membuat checklistnya yang dibagi per minggu sesuai jadwal belinya. Dengan ini saya jadi bisa mengontrol belanjaan saya setiap minggunya, sudah belanja apa saja minggu kemarin, apa yang perlu ditambah minggu depan, dan seterusnya, sangat membantu 😀

Riwayat Aktifitas

Ini adalah salah satu fitur yang ada pada Trello yang bisa dipakai untuk memantau riwayat sebuah boards, lists, ataupun cards. Setiap perubahan yang terjadi pada boards, lists, dan cards akan tercatat sehingga kita bisa mengeceknya sewaktu-waktu untuk melihat sejarahnya. Fitur ini menjadi lebih berguna ketika diaplikasikan dalam Tim, kita jadi lebih tau riwayat sebuah pekerjaan dengan lebih jelas dan terstruktur.

Kekurangan Trello

Sekarang masuk ke bagian kekurangannya karena di dunia ini tidak ada yang sempurna

Ada versi berbayarnya

Trello bisa dipakai secara gratis, meskipun begitu tetap ada juga versi berbayarnya dengan tambahan beberapa fitur yang cukup menarik. Trello merupakan sebuah bisnis dan bukan sebuah lembaga sukarela jadi harus ada pemasukan dan laba untuk operasional mereka. Dan versi berbayar ini merupakan salah satu cara mereka untuk mendapatkan pemasukan dari penggunanya

Meskipun begitu saya pribadi tidak terlalu suka dengan cara mereka dalam menjual layanannya ini atau kalau dalam bahasa startup biasa disebut monetisasi. Seharusnya layanannya bisa dibuat gratis secara penuh tanpa perlu ada versi berbayar dan mereka mencari cara monetisasi yang lainnya, contohnya? Ya seperti Google saja, hampir semua layanannya gratis dengan fitur maksimal 😀 lalu cara monetisasinya? ya pikirkan sendiri saja, saya kan cuma pengguna 😛

Sebenarnya ada cara lain selain membayar untuk mendapatkan fitur berbayar ini yakni dengan program refferal. Dengan mengajak orang lain bergabung untuk menggunakan Trello kita akan mendapatkan bonus akses ke berbagai fitur berbayar selama 1 bulan untuk 1 orang yang berhasil diajak bergabung, dengan batasan maksimal mencapai 12 bulan.

Ya segitu saja reviewnya, semoga bermanfaat. Bagi kalian yang ingin lebih tau atau mencoba Trello bisa langsung menggunakan link dibawah (pakai refferal saya 😀 , enggak juga gak masalah sih, terserah kalian saja)

Website Resmi Trello

Review Singkat Anime Fall 2016

Akhir tahun, anime musim semi akhirnya mulai berguguran menyelesaikan serinya. Langsung saja berikut adalah review singkat dari beberapa anime Fall tahun 2016 yang saya tonton sampai tamat. Karena lagi cukup sibuk di akhir tahun, jadi review singkat-singkat saja 😉 Tercatat ada 7 anime yang menyelesaikan serinya musim ini. Urutannya dibuat ngacak tidak berdasarkan yang paling bagus

Drifters

Anime yang gelap, banyak darah dan pertarungan meskipun begitu komedinya sangat luar biasa, gak garing dan pas digenggaman seperti punya Olminu 😀

Bungou Stray Dogs (Season 2)

Season 2 yang luar biasa, 3 atau 4 episode awal (lupa tepatnya) menceritakan masa lalu Dazai dan alasan kenapa dia akhirnya meninggalkan Mafia Pelabuhan. Cerita yang cukup sentimentil dan menyentuh. Dilanjutkan kemudian ke inti cerita yang menyajikan pertarungan 3 kelompok pengguna kemampuan khusus. Dazai feat Chuuya adalah duet maut dimasa lalu yang kembali ditunjukkan kemampuannya. Duet maut selanjutnya ada di tangan Atsushi dan Akutagawa. Kyouka-chan juga akhirnya bisa bergabung dengan Agen Detektif.

Cerita tentang Dazai dan masa lalunya di Mafia Pelabuhan dicover cukup banyak di musim ini. Dan sepertinya akan ada season 3 meskipun belum tahu kapan dengan calon lawan yang lebih kuat lagi tentunya.

Keijo!!!!!!!!

Tak pernah terbayangkan duel pantat dan oppai bisa sekeren ini 😀 Tanda serunya ada delapan ya, jangan sampai salah. Dan sampai akhir episode saya masih penasaran kenapa ada delapan, sepertinya memang gak ada hubungannya sama sekali 😀

Occultic;Nine

Jika kalian suka Sci-Fi dan Mistery maka ini adalah anime yang cocok, hanya saja alur ceritanya terlalu cepat, dialog antar karakter juga sangat cepat. Mungkin seharusnya anime ini dapat jatah 24 episode agar bisa mengcover semua cerita dan misterinya. Secara keseluruhan sih oke, mungkin memang karena sumber cerita aslinya juga memang bagus. Jadi penasaran pengen baca novel aslinya.

Ajin (Season 2)

Sato-san, semua berpusat ke Sato-san. Perjuangan membunuh Sato-san yang cukup panjang, berliku dan memakan banyak korban meskipun akhirnya berhasil juga. Eh gak juga ding, sepertinya akan ada Season 3 dan Sato-san muncul lagi 😀

Udon no Kuni no Kiniro Kemari

Ini anime healing paling oke musim ini. Poco-chan sangat lucu, Gao-gao-chan juga 😀

Fune wo Amu

Anime santai, cerita santai, alur juga santai, sangat berkebalikan dengan Occultic;Nine yang serba cepat dan terburu-buru. Secara keseluruhan juga oke. Mengajarkan tentang kerja keras dan kesabaran tanpa batas.

Kimi No Na Wa

Akhirnya bisa nonton karya Makoto Shinkai di layar lebar. Setelah sebelumnya cuma bisa menikmatinya di layar laptop yang kecil dan belum 4K 😀 . Kimi No Na Wa, film terbaru dari Makoto Shinkai yang berhasil membuat hype dimana-mana gak hanya di Jepang saja. Maklum saja karena setelah sekian lama menunggu dari film terakhirnya, film ini menjadi semacam penawar ampuh bagi para penikmat karya Shinkai.

sumber: alphacoders.com
sumber: alphacoders.com

Jujur saja, saya sendiri suka karya-karya Shinkai selain karena animasinya yang luar biasa juga karena cerita dan endingnya. Ya benar, endingnya sangat spesial dan tidak seperti film kebanyakan. Alur cerita dari karyanya sebelumnya lebih banyak mengambil cerita yang sederhana dan cukup realistis (5cm per second & garden of words)

Ketika kemudian dihadapkan pada alur cerita imajinasi tingkat tinggi seperti yang disajikan dalam Kimi No Na Wa saya sempat kaget, terlebih lagi beberapa review yang mengatakan bahwa endingnya adalah bahagia, tak jarang juga mereka mengatakan bahwa ini adalah 5cm per second dengan ending yang lebih bahagia. Hal yang membuat saya semakin penasaran untuk segera menontonnya langsung. Link download bajakannya sudah banyak beredar tapi kemudian saya berhasil menahan diri untuk tidak mendownload dan berhasil nonton di bioskop, sebuah prestasi luar biasa 😀 dan kemudian saya tidak sedikitpun menyesali pilihan ini

tiket

Film yang benar-benar indah, itulah yang ada dipikiran saya saat film ini selesai. Animasinya? tak usah dijelaskan lagi, di berbagai kesempatan Shinkai berhasil pamer animasinya dengan menampilkan lanskap Tokyo, pedesaan, dan langit Itomori yang begitu cantik. OSTnya juga dibawakan dengan sangat baik oleh RADWIMPS. Beberapa liriknya cukup bisa masuk kedalam cerita dan berhasil membawa emosi naik turun pada kesempatan lainnya.

Alur ceritanya juga berhasil dibawakan dengan baik, komedinya dimasukkan dengan pas dan tidak terlalu berlebihan. Apa yang akan dilakukan seorang remaja laki-laki saat tau dia bangun dalam keadaan memiliki oppai? Langsung saja meremasnya, realistis sekali 😀 dan kelucuan-kelucuan lain yang terjadi saat mereka bertukar tubuh. Endingnya sendiri seperti saya sebutkan diatas tidak termasuk dalam favorit saya, saya akan lebih menikmatinya jika dibuat sama seperti 5cm per second atau paling tidak lebih kelam lagi juga oke IYKWIM 😀

Apakah kemudian film ini berhasil membuat saya menangis? tentu saja tidak 😀 serius, tapi hampir saja iya. Ada scene dimana Mitsuha lari kemudian jatuh sambil mengingat-ingat nama Taki, tapi justru ketika dilihat telapak tangannya, bukan nama Taki yang tertulis disana. Inilah scene favorit saya

Secara keseluruhan ini adalah film yang luar biasa, Shinkai berhasil merangkul lebih banyak penggemar dengan genre barunya, selamat sensei. Dan secara tidak langsung dia juga membuat semacam batasan tersendiri untuk karya-karyanya di masa yang akan datang. Orang-orang setelah ini pasti akan berharap karya yang lebih baik lagi dari ini dan semoga Makoto Shinkai dapat memenuhinya, dan sepertinya tidak terlalu lama lagi untuk menunggu karyanya selanjutnya 😉

Oh iya, sudah bulan Desember, akhirnya bersalju lagi blognya 🙂

Sengoku Astray Gundam 1/100

Yeay akhirnya jadi juga gundamnya setelah sekian lama 😀 Pertama kalinya ngerakit Master Grade yang partnya banyak banget. Bahkan sampai gundamnya jadi pun masih ada sisa partnya hahaha. Belakangan baru tahu kalau ternyata itu part dari Gundam aslinya yakni Astray Red Frame dimana si Sengoku ini memang hasil modifikasi dari Red Frame khusus untuk anime Gundam Build Fighters. Jadi dengan part sisa itu Sengokunya nanti bisa dimodifikasi balik lagi ke bentuk Astray Red Frame, tapi sangat disayangkan karena sarung pedang milik Red Frame tidak sekalian ikut masuk kedalam paket penjualannya 😀

Dan inilah dia hasil rakitannya (masih belum pasang decal)