In the midst of war, they found love

Berawal dari share seorang teman di linimasa facebook yang berasal dari 9gag saya menemukan video yang unik, menarik dan keren.

Berlatar di sebuah daerah yang sedang dilanda perang dunia kedua terdapat dua orang yang sedang asik bernyanyi bersama tanpa memperdulikan lingkungan disekitarnya yang sedang dilanda konflik berkepanjangan

Oke itu lebay, karena aslinya latar yang dipakai adalah hanya sebuah game online, dan entah disengaja atau tidak mereka bertemu di lobby multiplayer online.

Banyak yang berpendapat bahwa videonya hoax, suara cewenya terlalu bagus, dsb tapi bodo amat karena saya menikmati lagu, suasana dan suara merdu mereka berdua

Selamat menikmati

Versi Cover (ada subtitle bahasa indonesianya juga)

Versi promo dari penyanyi aslinya

arti kebahagiaan
bukanlah seperti malam bertaburan bintang atau fajar yang mempesona
berulang dan berulang
melainkan untuk bisa memayungi orang yang berharga bagimu
saat hujan turun dan menerpa mereka

Advertisements

Hadiah Ulang Tahun

Ulang tahunnya udah lama lewat sebenernya tapi hadiahnya baru datang, ah biarlah yang penting ada, alhamdulillah. Tahun ini temanya Gundam, dapet 2 gundam untuk edisi ulang tahun ini, satu dikasih, satu lagi beli sendiri hahaha, ngado buat diri sendiri ceritanya

Super Fumina HG

Tuh spongebob aja seneng gitu liatnya 😀

Sebenernya kan udah lama banget pengen punya gundam, tapi karena harganya yang tidak bisa dikatakan murah itu kadang jadi ragu buat beli sendiri ataupun minta orang lain buat dijadiin hadiah. Yang hadiah diatas juga orangnya gak bilang-bilang mau ngasih gundam, yang versi cewek lagi, anti-mainstream sekali, arigatou gozaimasu 🙂

Sengoku MG

Satu lagi yang edisi ngado sendiri adalah Sengoku Astray Master Grade 😀

Belinya di singapur kemaren waktu jalan-jalan, rencana awal padahal mau beli Barbatos tapi begitu masuk tokonya dan liat ada Sengoku dengan pedangnya yang begitu mengkilat langsung berpaling deh

Sengaja keduanya belum dirakit karena mau pindahan kos, daripada ribet bawa yang udah jadi dan resiko nanti patah atau ada partnya yang ilang jadi mending dibiarin dulu aja dalam kardusnya, dirakit nanti di kosan baru.

Duet maut

Telat bayar listrik

Pagi-pagi pintu sudah diketok, kirain preman komplek yang biasa nagih iuran keamanan jadi gue biarin aja sambil lanjut mandi dan biarin temen gue yang nemuin buat bayar iurannya. Selesai mandi gak gue tanya dia, eh taunya dia tercengang di depan pintu sambil pegangin secarik kertas. Terus dia nanya “Listrik belom dibayar?” , “Eh iya?” gue belagak bego dan baru nyadar kemudian, “Ah iya gue lupa, tagihan dari PLN itu?”. “Iya, tapi kok banyak banget, 2 bulan ya?” “Eh? 2 bulan? Ah iya ternyata udah 2bulan gue lupa bayar listrik 😀 “

Mimpi yang terlalu lama

2015, seperti halnya sebuah mimpi yang berlangsung begitu cepat, tidak tahu kapan dimulainya, tiba-tiba saja sudah berada disana, aku hanya tau bagaimana akhirnya, terbangun dari mimpi dan baru tersadar bahwa itu semua hanya mimpi yang terlalu lama

Dalam rentang waktu yang terlalu lama itu mungkin saja aku pernah terbangun tapi entah dalam waktu berapa lama dan dimana karena mimpi itu kembali menarikku, memasukkanku kedalam pusaran cerita yang membuatku terlena sampai takut untuk kembali ke dunia nyata

inception

Terlalu banyak hal menyenangkan disana, berbagai hal yang aku inginkan, semua berjalan seperti apa yang aku kehendaki selama ini, dan butuh waktu cukup lama sampai aku menyadari bahwa itu semua hanya mimpi

Ketika tersadar bahwa itu mimpi, aku tahu itu semua tidak lebih dari sekedar ilusi, tapi aku menikmatinya dan selalu saja muncul sebuah tanya “Tak bisakah aku menikmatinya sedikit lebih lama?”

Sampai pada suatu titik ketika semua mulai berjalan diluar kendali, berbagai masalah muncul silih berganti, dan tidak ada yang bisa aku lakukan lagi. Pelan namun pasti mereka mulai menghancurkan jiwa dan hati.

Aku ingin pergi, tapi aku tak berani. Dunia nyata itu, sudah terlalu lama aku tidak menemuinya, terlalu banyak hal yang tak pasti disana.

Sampai pada akhirnya …

Aku terbangun dalam keheningan malam, sendirian, lagi, untuk kesekian kali.

Riuh terdengar suara orang-orang dari luar, anak-anak kecil masih bermain dan berteriak teriak diwaku selarut ini. Terdengar suara ledakan, disusul beberapa detik kemudian suara yang tidak asing lagi, kembang api.

Aku membuka mata

Aku terbangun, masih tak percaya dengan apa yang telah terjadi, aku berjalan keluar, berkumpul dengan keramaian, melihat ke arah langit malam, ada begitu banyak kembang api, tak pernah aku kira kembang api bisa seindah ini, meskipun hanya sementara setidaknya aku tahu bahwa ini nyata

Dan mimpi itu berakhir disini